[Sally Diandra] Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandra

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandra.Jiwa Jodha berkata : “Guru Ji pernah mengatakan padaku bahwa waktu terburukmu akan membuatmu menjauh dari orang orang yg telah setia padamu Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandraselama ini, akan tetapi aku telah berjanji padamu untk tetap menemanimu, tapi saat itu aku harus pergi meninggalkanmu untk memenuhi tugas tugas dan tanggung jawabku”

Jodha mulai meninggalkan istana dgn berat hati, sebagian hatinya merasa enggan untk meninggalkan suaminya yg sangat dicintainya tapi sebagian hati yg lain memaksanya untk melaksanakan kewajibannya sebagai Mariam Uz Zamani, Jodha pergi di iikuti oleh Mehtab, Moti dan Zakira, sementara Jalal memandang kepergian Jodha tanpa berkedip dgn perasaan sedih dan haru.

Disebuah desa ada seorang wanita yg baru saja meminum air dari sumur, tiba tiba badannya menggigil dan terbatu batuk yg tak tertahankan, si wanita mencoba untk meminta tolong tapi tak ada seorangpun yg mau menolongnya “Kalau kita menolongnya, pasti kita akan tertular penyakitnya” para penduduk mulai bergunjing tapi tak mau membantu, anak laki laki si wanita langsung mendekati ke wanita itu begitu tau ibunya sedang jadi bahan tontonan, sang anak segera menolong “Tolong bantulah kami, kami minta tolong, bantulah kami” tapi tetap saja tak ada yg tergerak hatinya untk menolong wanita malang itu.

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraSementara saat itu Salim mengunjungi Dargah, sedangkan diistana Jalal sedang berkumpul dgn para menterinya “Birbal, bagaimana dgn keamanan Ratu Jodha ?”, “Tenang Yang Mulia, Ratu Jodha selalu dlm pengawasan para prajurit prajurit kita yg terlatih, mereka akan selalu siap begitu Yang Mulia Ratu membutuhkan bantuan” tak lama kemudian Salim memasuki ruang sidang dan langsung memeluk ayahnya “ Yang Mulia, aku telah bekerja untk menolong para penduduk akan tetapi kenapa kamu mengijinkan Mariam Uz Zamani pergi ? Kamu tahu kan situasi di negara kita ni ?” Jalal langsung menyuruh semua yg ada diruang sidang keluar meninggalkan mereka berdua “Sekhu Baba, ibumu datang padaku dan meminta padaku untk mengijinkan dirinya untk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya sebagai Mariam Uz Zamani, itu adlh keinginan yg tepat maka aku tak bisa menghentikannya, jika aku bukan seorang Raja maka aku akan menghentikannya akan tetapi aku ni seorang Raja, Sekhu Baba ... Jadi aku harus mengijinkan kamu untk pergi berlayar menerjang badai” Jalal mencoba menjelaskan maksud kepergian Jodha “Ini bukan tentang aku, Yang Mulia ... Aku adlh seorang ksatria, aku bisa bertarung melawan musuh” Salim geram “Kamu tak mengerti bagaimana ibumu, Sekhu Baba ... Dia memang lemah lembut akan tetapi dia jg bisa sangat tangguh, aku bisa bertarung dgn badai manapun itu semua karena dia, aku tak bisa menghentikan ibumu dari keinginannya untk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya, aku tahu kalau kamu sayang padanya, aku jg sangat mencintai ibumu akan tetapi sebagai Mariam Uz Zamani, dia mempunyai beberapa tugas dan tanggung jawab dan dia akan memenuhi semuanya, aku mohon mengertilah” Salim akhirnya bisa menerima alasan Jalal melepas kepergian Jodha “Baiklah, jika Mariam Uz Zamani bekerja untk menolong para penduduk maka aku akan menolong para penduduk juga” Jalal menatap anaknya dgn pandangan haru dan bangga kemudian Salim berlalu dari hadapan Jalal.

Haidar sedang bersama Qutub diteras taman tengah istana “Qutub, ni berarti kita harus pergi keluar dari Agra”, “Betul , Haidar ... Kita harus pergi kemana saja untk menolong para penduduk” Haidar dan Qutub tampak asyik ngobrol berdua, sementara dari kejauhan Nadira dan Shama, anaknya (saudara Javeda) sedang membicarakan tentang Haidar, Nadira berusaha untk menunjukkan Shama ke Haidar tapi sayangnya Shama selalu bertingkah kekanak kanakan yg sering membuat Nadira pusing tujuh keliling.

Narator : “Situasi dan tempat yg paling buruk adlh kota Manekpur, Jodha pergi kesana untk menolong orang orang tersebut, Jodha melihat para penduduk yg menderita di Manekpur yg pd menangis dan sekarat dijalanan”

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraAku tak percaya pd apa yg terjadi pd rakyatku” Jodha kaget melihat kondisi rakyatnya, tak lama kemudian Jodha mendekati wanita yg muntah dan terbatuk batuk dari kemarin, Jodha dan para pelayannya menutup hidung dan mulut mereka dgn masker lalu mulai mengobati si wanita tersebut “Terima kasih, bu ... Anda ni bagaikan malaikat, terima kasih telah menyelamatkan ibu saya” anak laki laki wanita itu sangat berterima kasih ke Jodha, ketika Jodha dan pelayannya keluar tenda, para penduduk mulai bergunjing tentang dirinya “Siapa dia ?” tanya salah seorang perempuan yg ada disana “Dia itu Radha, dia datang untk menolong kita” ujar perempuan yg lain “Dia ni menolong kita tanpa pamrih sedangkan dilain pihak Yang Mulia Raja hidup bergelimpangan dgn kemewahan didalam istana, jika dia datang kesini maka kita tak akan membiarkan dia hidup !” Jodha dan para pelayanannya mendengar gunjingan orang orang tersebut, Zakira tak terima mereka mengata ngatai Jalal didepan Jodha “Ratu Jodha, aku akan menghardik mereka agar mereka tau sopan santun !” Jodha melarang Zakira “Zakira ! Jangan ! Jika mereka tahu tentang identitasku maka mereka tak akan mau menerima bantuan kita maka lebih baik kita diam saja, biarkan mereka mau berkata apa” Zakira akhirnya menuruti perintah Jodha.

Narator : “Waktupun terus berlalu dan tak terasa dua bulan sudah Jodha dan Jalal terpisah satu sama lain, Jalal sangat merindukan Jodha, Jalal selalu teringat pd kisah kisah romantis mereka berdua, tiap malam Jalal selalu memasuki kamar Jodha dan memperhatikan dupatta serta perhiasan yg ditinggalkan Jodha dikamar, Jalal teringat tiap waktu yg selalu mereka habiskan berdua, sementara itu ditempat Jodha, malam itu Jodha tak bisa tidur jg dan teringat bagaimana Jalal mengatakan padanya bahwa dia akan menunggu Jodha kembali ke istana, bagaimana ketika Jalal melakukan ritual aarti ke Jodha”

“Aku tak tahu bagaimana keadaan Yang Mulia saat ini, ya Kahnaa ... berilah aku kekuatan sehingga aku bisa menghadapi penderitaan karena perpisahan ini”

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraMalam itu masih di kamar Jodha, Rukayah menemui Jalal disana dan memegang bahu Jalal “Ratu Jodha !” Jalal mengira yg datang adlh Jodha ternyata Rukayah “Maafkan aku Rukayah, aku kira Ratu Jodha yg datang” Rukayah hanya tersenyum “Aku tahu kalau kamu sangat merindukannya, aku jg rindu dengannya”, “Dia pergi untk memenuhi tanggung jawab dan tugasnya sebagai Mariam Uz Zamani” Rukayah iba melihat kondisi Jalal “Kamu seharusnya melihatnya sesekali, Jalal ... ayo kita kesana ! kita berdua bisa pergi dan menemui Ratu Jodha, bagaimana ? Dan lagi kita bisa membantu para penduduk disana” Jalal ragu dgn ide Rukayah “Akan tetapi para penduduk tak ingin melihat wajahku, Rukayah ... Tapi kita bisa pergi dgn menyamar” Rukayah senang akhirnya Jalal mau menerima idenya “Aku akan bersiap siap, Jalal ... Ini semua demi kamu”, “Terima kasih, Rukayah” Jalal lalu pergi meninggalkan Rukayah untk bersiap siap, Rukayah tersenyum sinis dgn penuh kecemburuan.

Ketika Rukayah memasuki kamarnya sendiri, kamarnya penuh dgn asap, Rukayah segera berteriak memanggil Hoshiyar, lalu Rukayah menyuruh Hoshiyar untk menyiapkan segala macam barang barang bawaannya yg mau dibawanya pergi bersama Jalal “Yang Mulia Ratu, kenapa kamu mau pergi ke orang orang sakit itu ?” Rukayah tersenyum sinis “Aku akan memenangkan hati Jalal dgn melakukan sesuatu seperti yg biasa Jodha lakukan, Hoshiyar ... Aku akan menyamar sebagai rakyat biasa dan aku akan pergi berdua dgn Jalal” Hoshiyar ragu dgn rencana Rukayah “Yang Mulia Ratu, kamu itu tak bisa hidup sebagai rakyat biasa” Rukayah marah “Jika Jodha bisa, kenapa aku tak bisa ?”, “Ratu Jodha itu mempunya hati yg mulia, kamu jg baik akan tetapi kamu tak bisa hidup sebagai orang rendahan, Yang Mulia Ratu” Rukayah langsung membentak Hoshiyar “Hoshiyar ! Beraninya kamu bilang seperti itu ! Ayo cepat kerjakan tugasmu !” Rukayah bertekad membuktikan dirinya mampu seperti Jodha.

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraKeesokan harinya, Salim dan para prajuritnya mendatangi tempat para penari dgn menyamar sebagai orang biasa, dia melihat para penari sedang bekerja untk membangun kembali tempat tinggal para penari itu, ketika Salim turun dari kudanya, salah satu penari berkata padanya “Tidak ada satupun yg membantu kami” Salim terkejut mendengarnya “Aku telah memerintahkan untk mengirim beberapa pekerja kesini untk membantu mereka akan tetapi mereka tak datang kesini” bathinnya dlm hati “Aku akan menolong kalian” Salim segera menutupi mulut dan hidungnya dgn kain penutup dan mulai mengerjakan pembangunan tersebut, tak lama kemudian Anarkali datang kesana dgn membawa makanan untk para pekerja “Rupanya ada orang orang baik jg disini yg mau menolong, seperti para pekerja ni yg telah bekerja untk kita” Anarkali senang karena akhirnya ada yg mau membantu merenovasi tempat para penari, kemudian Anarkali membagikan makanan untk para pekerja, makanan itu jg diberikannya ke Salim “Terima kasih, kamu telah melakukan pekerjaan yg baik” ujar Anarkali sambil memberikan makanan itu ke Salim kemudian berlalu meninggalkannya, Salim membuka kain penutup wajahnya dan memandang kepergian Anarkali.

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraDiistana kerajaan Mughal, para menteri khawatir dgn keselamatan Jalal yg akan bepergian jauh “Keamanan anda sangat penting, Yang Mulia ... Saya tak akan membiarkan kamu pergi dari istana, jika orang orang itu bisa mengenali kamu maka mereka tak akan membiarkan kamu hidup, Yang Mulia ... Atau bawa saya jg bersamamu” Birbal sangat mengkhawatirkan keadaan Jalal “Birbal, kamu itu dibutuhkan di istana, kamu harus mengawasi semuanya dari sini, aku akan menyamar jadi tak ada seorangpun yg akan menyakiti aku” Jalal dan Rukayah berpakaian layaknya rakyat biasa dan bergegas pergi meninggalkan istana.

Ditempat Mirza Hakim, Mirza sedang bersama dgn Maan Sigh “Maan Sigh, ni adlh saat yg tepat untk menyerang kesultanan Mughal, Jalal sedang lemah saat ini, kita bisa menyerang, Shah Abdullah telah mengirimkan surat untk menyerang sekarang !” Maan Sigh terkejut setelah mengetahui bahwa Shah Abdullah (salah satu menteri Jalal) ternyata adlh mata mata Mirza Hakim selama ni “Tidakkah kamu berfikir kalau hal itu terlalu cepat ?”, “Tidak Maan Sigh ! Kita akan menyerang hanya saat ni saja !” ujar Mirza lalu berlalu meninggalkan Maan Sigh, Maan Sigh kaget “Aku harus melakukan sesuatu !” bathinnya dlm hati.

Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally DiandraSementara itu, Jalal dan Rukayah sedang dlm perjalanan ke tempat Jodha menggunakan gerobak sapi, mereka mulai memasuki hutan, tiba tiba Jalal menyuruh sais gerobak berhenti “Ada apa, Jalal ?” Jalal turun dari gerobak sapi “Perasaanku kurang enak, Rukayah .. Tolong ambilkan air” Rukayah segera mengambil botol berisi air tapi ternyata botol air itu telah kosong “Jalal, airnya habis”, “Baiklah, kalau begitu kita akan ambil air dari danau itu” tapi ketika mereka melihat ke danau “Jalal, air danau itu sangat kotor, itu bisa membuat kamu sakit lagi” Jalal terpana melihat keadaan danau tersebut “Jika aku meminumnya maka aku akan sakit tapi kalau aku tak meminumnya maka aku akan mati kehausan” ketika Jalal sedang bingung tiba tiba diatas sebuah batu besar, Jalal melihat ada semangkok air bersih yg biasanya untk memberi minum para burung merpati, mereka langsung meminum air tersebut, setelah minum Jalal penasaran dgn keberadaan mangkok tanah liat yg berisi air putih itu “Siapa yg telah menaruh air di mangkok tanah liat ni ? Sekarang aku mengerti aku mungkin menguasai seluruh negeri India akan tetapi saat ni aku sangat mengandalkan dua tetes air untk bertahan hidup, seorang malaikat pasti telah meletakkan air ni disini untukku” Jalal masih terus penasaran dgn mangkok tanah liat itu, lama dia memandangi mangkok tersebut sebelum meninggalkan tempat itu, sepeninggal Jalal dari sana, tiba tiba seorang malaikat yg menyerupai seorang anak kecil keluar dari balik pohon sambil tersenyum memandangi kepergian Jalal kemudian mengambil mangkok tanah liat tadi.... Sinopsis Jodha Akbar episoden 456 by Sally Diandra.

Title : [Sally Diandra] Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandra
Description : Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandra. Jiwa Jodha berkata : “Guru Ji pernah mengatakan padaku bahwa waktu terburukmu akan membu...

0 Response to "[Sally Diandra] Sinopsis Jodha Akbar episoden 455 by Sally Diandra"

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *